Resume Mata Kuliah Minggu Ke-11 PLJ-1 (22 November 2018)
Mengganti Tampilan Pada Bootloader
di Centos dan memasang Password (Linux)
1.
Pengertian
Bootloader
Bootloader adalah suatu program yang
sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil
sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya seperti
flashdisk (contohnya GRUB dan LILO).
Boot Loader adalah aplikasi yang digunakan untuk memilih sistem operasi
yang dijalankan, fungsi boot loader ini baru akan terlihat jika kita
menggunakan lebih dari satu sistem operasi pada satu komputer. Boot loader pada
linux disebut grub. GRUB adalah GRand Unified Bootloader, merupakan bootloader
yang powerfull yang dapat me-load berbagai macam sistem operasi.
File konfigurasi boot loader Grub pada ubuntu /boot/grub/menu.lst
atau/boot/grub/grub.cfg , file ini harus berisi setidaknya baris ini:
default = 0
timeout = 10
# Untuk boot kernel default
title Ubuntu Linux
root (hd0,1)
kernel /boot/vmlinuz root=LABEL=/
initrd /boot/initrd.img
Penjelasan dari file konfigurasi diatas kurang lebih sebagai berikut:
1. Default
Bagian ini berisi pilihan sistem yang akan di-load
jika user tidak menekan tombol apapun ketika proses booting berjalan, pada file
konfigurasti diatas default=”0″, berarti sistem yang akan di-load adalah sistem
dengan urutan yang pertama, 0 berarti yang pertama, 1 berarti yang kedua.
Sistem dengan urutan yang pertama pada contoh diatas adalah title Ubuntu Linux
ini yang akan diload secara default.
2. Timeout
Bagian ini berisi waktu dalam satuan detik, yang
dibutuhkan oleh Grub untuk me-load sistem operasi default jika user tidak
menekan tombol apapun ketika proses booting berjalan, pada contoh diatas set
timeout=10, berarti jika dalam 10 detik user tidak menekan tombol apapun maka
Grub akan me-load sistem operasi default-nya, dalam contoh me-load “Ubuntu”.
3. Title
Teks yang akan muncul dalam menu Grub, dibawahnya
berisi konfigurasi untuk masing-masing sistem operasi yang akan di-load.
4. Root
Root menandakan lokasi penyimpanan kernel sistem. Pada
contoh diatas set root=’(hd0,1)’, berarti kernel sistem berada di harddisk
pertama pada partisi kedua.
5. Kernel
Untuk konfigurasi letak dari kernel.
6. Initrd
Untuk memberitahukan letak init ram disk berada pada
file /boot/initrd.img
Grub Loader merupakan
sebuah sistem pada komputer yang terdapat dua atau lebih sistem operasi atau OS
(linux dan windows). Grub loader sendiri fungsinya adalah
sebagai salah satu fasilitas pilihan OS pada saat komputer booting atau mulai
di hidupkan, Kalau komputer kita ada grub loader-nya, maka kita bisa pilih OS
yang ingin kita pilih dan kemudian Log On. Sedangkan kalau tidak ada grub
loadernya atau grubnya rusak bahkan hilang kita tidak bisa masuk.
v Memberikan
Password Pada Grub
Ada beberapa tata cara peletakkan password dan efek dari peletakkan tersebut berbeda. Berikut ini adalah tata cara peletakkan password, yaitu :
Ada beberapa tata cara peletakkan password dan efek dari peletakkan tersebut berbeda. Berikut ini adalah tata cara peletakkan password, yaitu :
1. Memberi Password pada Grub (Diletakkan
Sebelum atau di Atas Title)
Peletakkan ini akan menyebabkan menu tidak dapat
diubah pada waktu grub ditampilkan. Apabila ingin mengubah menu dengan menekan
“e” atau “c” maka pengguna harus menekan tombol “p” terlebih dahulu dan
memasukkan password. Tetapi apabila kita ingin booting maka tidak ada masalah,
grub tidak akan meminta password.
Urut-urutannya
yakni :
- Terlebih dahulu log in sebagai super user
- Ketikkan #vi /boot/grub/menu.lst
- Apabila muncul konfigurasi seperti dibawah ini tekan enter,
Ø Konfigurasi Grub
Berikut adalah konfigurasi yang ada di dalam grub. File konfigurasi
yang digunakan bisa di /etc/grub.conf atau
/boot/grub/menu.lst :
# Pilihan dari operating system yang dipilih pertama kali, dimulai dari
angka 0, dan ketika melebihi dari yang akhir maka akan kembali lagi ke awal
default=0
default=0
# Lama dari suatu grub mulai melakukan booting dengan satuan
dengan detik
timeout=10
timeout=10
# Konfigurasi yang membuat pilihan pada grub menjadi tidak terlihat dan
hanya menuju ke OS yang dipilih sebagai default
hiddenmenu
hiddenmenu
# Konfigurasi dari warna yang digunakan untuk background dan tulisan
pada menu grub
color cyan/blue white/blue
color cyan/blue white/blue
# Pada title berisi nama dari OS yang akan dipilih untuk hal ini anda
dapat menulis terserah anda
title CentOS06
title CentOS06
# Pada bagian ini menunjukkan partisi letak dari partisi /boot dimulai
dari 0, sehingga hd0,1 berarti pada harddisk pertama di partisi ke 2
root (hd0,1)
root (hd0,1)
# Pada bagian menunjukkan lokasi dari kernel linux,
yaitu /boot/vmlinuz-2.6.17-10-generic sedangkan root=/dev/hda7 menunjukkan
lokasi partisi root file system, ro menunjukkan bahwa partisi dibuat dalam
keadaan read only
kernel /boot/vmlinuz-2.6.17-10-generic root=/dev/hda7 ro quiet splash
kernel /boot/vmlinuz-2.6.17-10-generic root=/dev/hda7 ro quiet splash
# ini adalah image dari
initrd /boot/initrd.img-2.6.17-10-generic
initrd /boot/initrd.img-2.6.17-10-generic
# Ini
adalah pengaturan Grub untuk Windows, karena boot loader windows diletakkan
pada Master Boot Record maka diarahkan ke partisi pertama harddisk pertama
(hd0,0).
title Windows
root (hd0,0)
chainloader +1
title Windows
root (hd0,0)
chainloader +1
- Berikutnya, ketikkan password sebelum title CentOS
- Sekarang coba anda reboot komputer anda dan lihat hasilnya.
- Pengguna harus menekan tombol ‘p’ terlebih dahulu dan memasukkan password .
2. Memberi Password pada Grub (Diletakkan
Sesudah atau di Bawah Title)
Efek dari
pemberian password dengan cara ini ketika anda memilih OS dari “CentOS” maka
akan diminta password agar anda dapat boot ke partisi ini.
Cara-caranya,
yakni :
·
Pengguna
terlebih dahulu log in sebagai super user,
- Kemudian ketikkan #vi /boot/grub/menu.lst
- Ketikkan password setelah title CentOS
- Sekarang coba anda reboot komputer anda dan lihat hasilnya.
- Komputer akan meminta password setelah anda memilih CentOS.
3. Memberi Password pada Grub (Diletakkan di
luar tetapi memberikan ditambahkan kata “lock” di bawah Title)
4. Efek dari cara ini akan menyebabkan
hal yang sama seperti no. 1 tetapi ketika anda memilih OS “CentOS” anda tidak
akan bisa booting dan anda akan diarahkan ke menu awal dari grub. Baru akan
bisa booting apabila anda memasukkan password pada menu awal dengan menekan
tombol “p”.
- Tambahkan password sebelum title CentOS, dan tambahkan tulisan lock sesudah title
- Kemudian, reboot komputer
4. Memberi Password pada Grub (Diletakkan sebelum
dan sesudah bagian title)
Efek dari
cara ini akan menyebabkan hal yang sama seperti no. 1 dan no.2 dan kelebihan
dengan cara ini antara password menu dan password dari OS berbeda.
5.
Mengenskripsi Password
Enkripsi
adalah suatu cara untuk mengamankan suatu informasi dengan mengacak isi
informasi di dalamnya. Dalam hal ini informasinya adalah password. Dan enkripsi
digunakan untuk melindungi password dari user yang bisa membaca isi dari file
konfigurasi grub anda. Untuk mengenkripsi password pada grub anda dapat
menggunakan sistem autentifikasi dengan md5, caranya :
1. Ketikan perintah :
# grub-md5-crypt
Maka anda diminta menuliskan sebuah password, anda masukkan,maka akan muncul hasil dari password yang anda tulis tetapi dalam bentuk terenkripsi.
# grub-md5-crypt
Maka anda diminta menuliskan sebuah password, anda masukkan,maka akan muncul hasil dari password yang anda tulis tetapi dalam bentuk terenkripsi.
2. Kemudian buka file konfigurasi grub
di /boot/grub/menu.lst dan ganti password yang belum terenkripsi dengan
hasil enkripsi sebelumnya,
v Cara Menampilkan
Tampilan pada Bootloader di CentOS
1.
Persiapkan Gambar yang akan dirubah menjadi
tampilan awal pada Bootloader. pada kesempatan kali ini saya membuat gambar
saya sendiri dengan menulis nama saya sendiri dan mengeditnya di GIMP for
Centos.
Buat Ukuran gambar teman-teman sekalian menjadi
640 X 480 . Misalnya teman-teman sekalian menggunakan Aplikasi GIMP for Centos
maka dapat memilih menu Image > Scale Image > lalu atur Width
: 640 dan Height : 480 . jika bingung, teman-teman dapat melihat
gambar diatas. jika sudah langsung saja tekan Scale.
2. Setelah
mengatur ukuran gambar, sekarang kita akan mengatur ukuran Pixel pada gambar,
aturan pixel pada tampilan bootloader agar tidak pecah adalah 14.
Kita juga dapat memilih menu Indexed Color Conversion lalu isikan pada menu
Generate Optimum pallete Maximum Number Of Colors dengan 14.
setelah itu lalu tekan Convert.
3.
Setelah gambarnya sudah jadi, bisa langsung
disimpan. agar mudah dalam pencarian, gambarnya disimpan saja di dekstop dengan
dikasih ekstensi .xpm.
4.
Karena ekstensi yang dapat digunakan untuk
dijadikan tampilan Bootloader adalah .xpm.gz maka selanjutnya adalah membuat
gambar yang telah kita buat tadi menjadi ekstensi .gz.
untuk dapat membuat gambar yang telah kita buat tadi menjadi ekstensi
xpm.gz, kita ketikkan Script gzip [spasi] [Nama Gambar]. Jika sudah maka
file gambarnya akan berubah ekstensinya menjadi .xpm.gz seperti pada gambar
diatas.
5. Setelah Gambar
yang tadi sudah di manipulasikan, sekarang kita pindahkan gambar tersebut pada
directory grub karena, nanti pada directory tersebutlah gambar yang tadi
akan diproses oleh bootloader sebagai tampilan bootloader.
untuk dapat memindahkan gambar tersebut ke Directory tersebut, kita akan
menggunakan Script yaitu dengan mengetikkan mv ryan14.xpm.gz /boot/grub/
ini untuk contoh seperti gambar diatas.
untuk mengecek apakah gambarnya telah dipindahkan ke directory grub
teman-teman dapat mengecek dengan mengetikkan ls /boot/grub . jika sudah
maka akan muncul seperti pada gambar dibawah
6. Skita dari awal
sudah membuat atau menyiapkan gambar, membuat ekstensi xpm lalu membuat
ekstensi lagi menjadi gz sekarang kita tinggal masuk pada interface untuk
memilih gambar untuk dirubah menjadi tampilan bootloader pada centos kita.
ketikkan vi /boot/grub/menu.lst
untuk masuk menu.lst pada
Directory Grubtampilan setelah masuk pada menu.lst
7. Setelah sudah
masuk menu.lst sekarang teman-teman rubah nama gambar yang dilingkarin seperti
pada gambar dibawah. pada contoh kali ini saya menggantinya nama yang default
sebelumnya dengan nama gambar yang tadi saya buat sebelumnya. yang telah saya
pindahkan ke Directory /boot/grub/ yaitu ryan14.xpm.gz
setelah sudah simpan perubahan
menu.lst. karena dia berupa vi, maka ketikkan perintah :wq untuk
menyimpan perubahan dan coba langsung mereboot Centos Sekalian.
8.
Berikutlah hasilnya setelah merubah tampilan
pada Bootloader pada Centos teman-teman sekalian.
LINK SOCIAL MEDIA VIDEO
PRAKTIKUM MENGUBAH TAMPILAN BACKGROUND PADA BOOTLOADER TANGGAL 22 NOVEMBER 2018
:
Nama : Nurlaela Jumadil
Nim : 2017-31-267
LINK HASIL PRETEST :
https://sttpln-my.sharepoint.com/:i:/g/personal/nurlaela1731267_sttpln_ac_id/EYNVrUbLUCdGi6tO2NKtNlcBWyUhXlDbYZDor9tS_Albew?e=aOXHyr
Komentar
Posting Komentar