Resume Mata Kuliah Minggu Ke-8 PLJ-1 (25 Oktober 2018)

Perintah-Perintah Dasar Pada Linux :

LINUX adalah salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan selain Windows  dan MacOS . Berbasis Open Source, sistem operasi ini memiliki beragam fitur menarik dan mudah dimodifikasi sehingga menjadi salah satu alasan kenapa hacker memilih Linux dari pada Windows.
Karena Pada umumnya, pengguna yang sudah biasa menggunakan Windows ataupun Mac akan sedikit bingung saat baru mulai mencoba Linux. Agar tidak terlalu buta saat mencoba Linux, di sini JalanTikus bagikan beberapa perintah dasar (basic commands) yang biasa digunakan di Linux.

Berikut adalah macam-macam perintah dasar Linux yaitu :

mkdir = membuat direktori
  • Penggunaan: mkdir [OPTION] DIRECTORY
  • Contoh: mkdir lhn

ls =  list daftar direktori

  • Penggunaan: ls [OPTION] [FILE]
  • Contoh: ls, ls l, ls lhn

cd =  mengubah direktori

  • Penggunaan: cd [DIRECTORY]
  • Contoh: cd lhn

pwd = cetak nama direktori saat ini

  • Penggunaan: pwd

cp = copy file dan direktori

  • Penggunaan: cp [OPTION] SOURCE DEST
  • Contoh: cp sample.txt sample_copy.txt
  • cp sample_copy.txt target_dir

mv = memindah (mengganti nama) file/ direktori 

  • Penggunaan: mv [OPTION] SOURCE DEST
  • Contoh: mv source.txt target_dir
  • mv old.txt new.txt

rm = menghapus file atau direktori

  • Penggunaan: rm [OPTION] FILE
  • Contoh: rm file1.txt , rm rf some_dir

find = mencari file

  • Penggunaan: find [OPTION] [path] [pattern]
  • Contoh: find file1.txt, find name file1.txt

cat = menampilkan isi file dan menciptakan file

  • Penggunaan: cat [OPTION] [FILE]
  • Contoh: cat file1.txt file2.txt
  • cat n file1.txt

echo = menampilkan baris teks

  • Penggunaan: echo [OPTION] [string]
  • Contoh: echo I love India
  • echo $HOME

grep = menampilkan garis yang sesuai pola

  • Penggunaan: grep [OPTION] PATTERN [FILE]
  • Contoh: grep i apple sample.txt

wc = menampilkan jumlah baris, kata dan byte sebuah file

  • Penggunaan: wc [OPTION] [FILE]
  • Contoh: wc file1.txt
  • wc L file1.txt

sort = untuk menyortir

  • Penggunaan: sort [OPTION] [FILE]
  • Contoh: sort file1.txt
  • sort r file1.txt

who = mengetahui siapa yang login

  • Penggunaan: who [OPTION]
  • Contoh: who , who b , who q

chown = mengganti pemilik file atau grup

  • Penggunaan: chown [OPTION] OWNER[:[GROUP]] FILE
  • Contoh: chown remo myfile.txt

chmod = mengganti atau mengubah model akses terhadap file atau direktori

  • Penggunaan: chmod [OPTION] [MODE] [FILE]
  • Contoh: chmod 744 calculate.sh

poweroff = untuk mematikan sistem

  • Penggunaan: poweroff [OPTION]
  • Contoh: poweroff


Perintah Yang Berhubungan Dengan File :

1.          Metacharacter

            (karakter yang mempunyai makna khusus bagi shell) :

            A.         * , Pencocokan dengan sebarang string (deretan karakter).

            B.         ? , Pencocokan dengan sebuah karakter apa saja.

            C.         [ , Awal dari sebuah kelas karakter.

            D.         ] , Akhir dari sebuah kelas karakter.

            E.         - , Menyatakan kawasan sebuah karakter dalam sebuah kelas.

            F.         ! , Digunakan dalam tanda [ ] untuk menyatakan “selain karakter” yang mengikutinya (khusus untuk Bourne shell dan Korn Shell).

Untuk Mematikan Fungsi Metacharacter :

            A.         karakter \ ( backslash), untuk mematikan sebuah metacharacter.

            B.         sepasang tanda , digunakan untuk mematikan sejumlah metacharacter.

            C.         sepasang tanda petik tunggal (), digunakan untuk mematikan fungsi seluruh metacharacter yang terletak di dalamnya.

2.         Titik koma sebagai pemisah antar perintah, dalam hal ini sebelum dan sesudah titik koma tidak boleh ada spasi.

3.         Redirection


A.         Output Redirection, keluaran perintah biasanya diarahkan pada terminal layar/monitor. Dapat dilakukan dengan karakter: > (file yang ada akan tertimpa), >> (menambah file yang sudah ada), dan >! (untuk memaksa penulisan ke file yang sudah ada).

B.         Input Redirection, Dengan Unix/Linux, standar masukan tidak hanya dari keyboard, dapat juga dilakukan dengan data dari file. Dilakukan dengan karakter <.

C.         Error Redirection, pesan kesalahan biasanya diarahkan ke layar. Selain itu dapat juga diarahkan ke file, dengan menggunakan simbol 2> atau 2>>. Angka 2 di depan simbol> dan >> menyatakan kode deskripsi file dari standard error (stderr, merupakan file standar dari Unix/Linux untuk kesalahan. Selain itu adalah stdin, untuk masukan dan stdout, untuk keluaran). Kode deskripsi dari stdin = 0, sedangkan stdout = 1.

4.         Penggunaan Pipa (Pipe)

            Digunakan untuk mengarahkan keluaran dari suatu perintah ke perintah lain. Keluaran dari perintah yang satu akan menjadi masukan bagi perintah yang lain. Simbol yang digunakan berupa vertikal bar ( | ). Sebelum dan sesudah tanda ini boleh ada spasi, karena sifatnya yang optional.

5.         Filter

            Adalah utilitas yang akan membaca data dari standar input dan biasanya memanipulasi data sebelum melepaskannya ke standar keluaran (difilter). Yang berfungsi sebagai filter di antaranya : cat, wc, sort, tail, head dan grep.

6.         Substitusi Perintah

            Dilakukan dengan cara memberikan backquote di awal dan akhir perintah.

Contoh : ‘perintah’ (tidak sama dengan ‘perintah’)

7.         Pengelompokkan Perintah.

            Simbol ( ) digunakan untuk mengombinasikan stdout atau stderr dari sejumlah perintah menjadi satu keluaran.


LINK HASIL PRETEST :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Rangkaian AC

Rangkaian Listrik